Jumat, 29 Maret 2013

Zat Berbahaya dalam Rokok

Repost dari Forum Hijau Indonesia
 
Forumhijau.com - Banyak perokok aktif yang bilang "merokok mati, nggak merokok mati jadi merokok saja sampai mati", tapi jangan bawa orang lain kalau mau mati cepat (perokok pasif). Tapi saat mengisap rokok tahukah kamu zat berbahaya apa saja yang terdapat dalam sebatang rokok?

Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok
Pengaruh bagi tubuh manusia :
  1. menyebabkan kecanduan / ketergantungan
  2. merusak jaringan otak
  3. menyebabkan darah cepat membeku
  4. mengeraskan dinding arteri
Tar
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker
Pengaruh bagi tubuh manusia :
  1. membunuh sel dalam saluran darah
  2. Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
  3. Menyebabkan kanker paru-paru
Karbon Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
  1. mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
  2. menghalangi transportasi dalam darah
Zat Karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia : Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh

Zat Iritan
Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru serta dapat menyebabkan batuk

Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).
 
Bahaya Rokok/Bahaya Merokok

1. Penyakit jantung
bahaya merokok buat jantung
Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung.

Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi.

Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.

2. Penyakit paru
Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan*jauh lebih buruk di kemudian hari, menurut American Cancer Society.

3. Kanker paru dan kanker lainnya
Kanker paru2 sudah lama dikaitkan dg bahaya rokok, yang juga dapat menyebabkan terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker darah (leukemia).

4. Diabetes
Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Cleveland Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.

5. Impotensi
Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke seluruh bagian tubuh. Pembuluh darah ke p3nis kemungkinan juga akan terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yg kecil & dapat mengakibatkan disfungsi ereksi/impoten.

6. Menimbulkan Kebutaan
Seorang yang merokok menimbulkan meningkatnya resiko degenerasi makula yaitu penyebab kebutaan yang dialami orang tua. Dalam setudi yg diterbitkan dalam 'Archives of Ophthalmology' pada tahun 2007 menemukan yaitu orang merokok empat kali lebih mungkin dibanding orang yang bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yg merusak makula, pusat retina, dan menghancurkan penglihatan sentral tajam.

7. Penyakit mulut
Penyakit mulut yang disebabkan oleh rokok antara lain kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, penyakit pada gigi dan nafas.

8. Gangguan Janin
Merokok berakibat buruk terhadap kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan dan kehamilan, termasuk infertilitas (kemandulan), keguguran, kematian janin, bayi lahir berberat badan rendah, dan sindrom kematian mendadak bayi.

9. Gangguan Pernafasan
Merokok meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga sepuluh kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit paru kronis disebabkan oleh merokok.
Sebagai generasi muda bangsa yang dituntut lebih aktif dan berperan dalam negara, baiknya kita bisa memahami dan ikut mengkampanyekan 'no smoking' bukan hanya dihari kampanye 31 Mei, akan tetapi setiap hari dan setiap saat.

Mirisnya, saat ini Rokok sudah dikonsumsi oleh anak-anak dibawah umur dan sudah menjadi sebuah 'keharusan' dalam artian mereka sudah candu terhadap rokok tersebut. Mereka seakan terbebaskan oleh sebatang rokok yang mereka isap.
www.forumhijau.com

Jika saja anda adalah salah satu orang yang merokok aktif, cobalah untuk berhenti merokok dengan melakukan cara sebagai berikut. Hal penting yang harus dilakukan dalam berhenti merokok adalah NIAT yang sungguh-sungguh.
cara berhenti merokok

C.Cara Berhenti Merokok
1. Niat yang sungguh-sungguh untuk berhenti merokok.
2. Belajar membenci rokok
3. Bergaullah dengan orang yang tidak merokok
4. Sering-sering pergi ke tempat yang ruangannya ber-AC
5. Pindahkan semua barang-barang yang berhubungan dengan rokok.
6. Jika ingin merokok, tundalah 10 menit lagi.
7. Beritau teman dan orang terdekat kalau kita ingin berhenti merokok.
8. Kurangi jumplah merokok sedikit demi sedikit.
9. Hilangkan kebiasaan Bengong atau menunggu.
10. Sering-seringlah pergi ke rumah sakit, agar tau pentingnya kesehatan.
11. Cari pengganti rokok, misalnya permen atau gula.
12. Coba dan coba lagi jika masih gagal.

Semoga informasi tentang Bahaya Merokok atau Bahaya Rokok diatas bisa memeberikan kita pencerahan dan pemahaman yang lebih baik tentang dampak bahaya rokok.

©[FHI/care2]

Follow us: @forum_hijau

Join us : Forum Hijau Ponorogo

www.forumhijau.com

Kiat Aman Menggunakan kemasan Makanan

Repost dari Forum Hijau Indonesia

FORUMHIJAU.COM - Kejelian konsumen penting artinya dalam menghindari makanan yang tak layak konsumsi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat atau konsumen adalah ketelitian dalam memilih kemasan yang aman untuk kesehatan. Masyarakat juga harus pintar dalam memilih makanan dalam kemasan serta bijaksana menggunakan kemasan yang aman, karena hal ini merupakan salah satu bentuk pengawasan terhadap kemasan pangan. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), ada beberapa kiat sederhana bagi konsumen dalam menggunakan kemasan pangan yang aman.
  1. Pertama, jangan menggunakan kantong plastik kresek hitam untuk mengemas makanan. 
  2. Kedua, kurangi penggunaan kemasan pangan yang terbuat dari plastik untuk pangan berminyak atau berlemak. 
  3. Ketiga, jangan gunakan kemasan plastik dalam microwave kecuali sesuai anjuran, dan keempat jangan gunakan kemasan pangan yang rusak atau berubah bentuk.
Selain itu, ada juga sejumlah tips memilih kemasan pangan. 
  1. Pertama, utamakan menggunakan kemasan yang terbuat dari kaca atau keramik. 
  2. Kedua, pilih kemasan yang mencantumkan logo tara pangan dan kode daur ulang, 
  3. Ketiga pilih kemasan yang warnanya tidak mencolok. 
  4. Keempat, ikuti petunjuk pemakain yang disarankan produsen, 
  5. Kelima jangan terkecoh dengan harga yang murah. 
  6. Keenam, hindari penggunaan plastik untuk merebus, dan jangan menggunakan botol susu untuk sterilisasi.

Yuk lebih peduli dengan alat-alat rumah tangga yang digunakan sebagai kemasan pangan itu sendiri. Sebaiknya jangan merebus botol susu anak untuk alasan sterilisasi, cukup dengan menyiramnya saja dengan air panas. Selain itu, jangan gunakan sikat kawat untuk menyikat botol agar tidak merusak lapisan kemasan botol. Ia menjelaskan, ada beberapa cara perpindahan (migrasi) zat dalam kemasan yang berpotensi menimbulkan pencemaran terhadap makanan. Migrasi tersebut di antaranya adalah permeasi atau perpindahan molekul gas dan cairan berlangsung dua arah, dan sorpsi atau perpindahan komponen pangan ke dalam makanan.

©[FHI]

Follow us: @forum_hijau

Join us : Forum Hijau Ponorogo

www.forumhijau.com